Situs Watu Gong

Salah satu situs purbakala peninggalan Kerajaan Kanjuruhan selain Candi Badut yang masih bisa kita lihat sekarang adalah Situs Watu Gong. Jarak Situs Watu Gong dari jalan raya jurusan Malang-Batu tidak terlalu jauh. Tetapi petunjuk arah ke lokasi tidak ada sehingga pengunjung agak sulit mencarinya. Situs Watu Gong terletak di Jalan Kanjuruhan Gang IV, RT 04 RW 03, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang; sekitar tujuh kilometer di sebelah barat pusat kota Malang.
Read More

Candi Karangbesuki

Tumpukan balok batu dikelilingi struktur pondasi setinggi 30 centimeter teronggok sepi merana di sudut timur laut pemakaman Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Jaraknya sekitar enam kilometer di sebelah barat pusat kota Malang atau sekitar satu kilometer di sebelah utara Candi Badut. Perdu yang mengelilinginya semakin mengisolasi reruntuhan ini dari dunia ramai.
Onggokan bebatuan ini diam, membisu, seolah-olah tidak bertutur dan bersaksi apa-apa.
Read More

Candi Sapto

Candi Sapto merupakan salah satu dari dua situs purbakala yang berada di Kasembon, wilayah paling barat Malang Raya. Candi ini terletak di Desa Bayem, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang jaraknya 54 kilometer dari pusat Kota Batu.
Areal cagar budaya Candi Sapto luasnya hampir 500 meter persegi, dikitari oleh perdu sebagai pembatas dengan lingkungan sekelilingnya. Pintu masuk dengan peneduh sederhana ada di bagian barat.

Read More

Punden Mojorejo

Napak tilas menyelusuri khazanah situs purbakala yang terserak di seantero Malang Raya semakin mempertebal kecintaan pada kawasan ini. Malang Raya sudah tercatat dalam sejarah sejak 1250 tahun yang lampau dimulai pada masa kejayaan Kerajaan Kanjuruhan diteruskan dengan Kerajaan Singosari. Keadaan sejumlah situs purbakala beraneka ragam. Beberapa situs purbakala tampak masih relatif utuh dan terawat namun banyak juga yang kini hanya tersisa sebagai reruntuhan dalam kondisi memprihatinkan.
Salah satu cagar budaya di Kota Batu yang belum banyak dikenal oleh masyarakat luas adalah Situs Mojorejo. Masyarakat sekitar menyebut tempat ini Punden Mojorejo. Ada beberapa akses jalan menuju ke tempat ini. Bagi anda yang berangkat dari arah Malang setelah sampai di pertigaan Pendem beloklah ke arah kanan.
Read More

Watu Lumpang

Kota Batu menyimpan banyak peninggalan sejarah masa lampau. Salah satu situs purbakala yang belum banyak dikenal oleh masyarakat adalah Situs Watu Lumpang. Situs ini terletak di Dukuh Sawahan, Desa Beji, Kota Batu. Watu Lumpang berada di bawah rerimbunan rumpun bambu di tepi sungai yang menjadi batas Desa Beji dan Desa Torongrejo.
Read More

Arca Durga Mahisasuramardhini

Sebatang pohon cemara yang telah dimakan usia dengan posisi doyong ke arah utara menaungi sekumpulan benda cagar budaya. Balai menghadap timur membelakangi benda-benda ini. Di depan balai berjajar tiga buah yoni berukuran sedang. Mungkin inilah yang menjadi alasan sehingga peninggalan sejarah bercorak Hindu ini disebut Punden Cemoro Doyong.
Read More

Candi Bocok

Candi Bocok berada di kawasan paling barat Malang Raya; tepatnya terletak di Dukuh Bocok, Desa Pondokagung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. Jaraknya sekitar 55 kilometer di sebelah barat Kota Batu. Candi ini nyaris tidak dikenal di kalangan masyarakat luas, tidak tercatat dalam buku sejarah, juga tidak tercantum dalam situs resmi Pemerintah Kabupaten Malang. Biarpun tidak ada penunjuk arah, untuk mencapai tempat ini sebetulnya sangat mudah. Mengikuti rute bus antar kota jurusan Malang-Kediri, setelah sampai di Desa Kasembon, Kecamatan Kasembon kita temukan pertigaan menuju PLTA Siman & PLTA Mendalan. Jalan beraspal ke arah selatan sejauh 9 kilometer sejurusan dengan kedua PLTA inilah tepatnya jalan menuju Candi Bocok. Panorama di sepanjang jalan begitu indah. Dua kilometer dari pertigaan ini, di Desa Bayem, ada obyek wisata olahraga yang sudah sangat terkenal yaitu Kasembon Rafting. Diselingi dengan perkampungan; terhampar sawah yang subur, ladang tebu, kebun pepaya, dan hutan mahoni. Sungai Harinjing yang meliuk mengalir ke utara di kanan jalan adalah batas alam Malang Raya dengan Kabupaten Kediri.
Read More

Candi Songgoriti

Candi Supo atau yang lebih sering disebut Candi Songgoriti terletak berdekatan dengan Taman Rekreasi Tirta Nirwana, Songgoriti. Lebih tepatnya berada di dalam kompleks Pemandian Air Panas Alami (PAPA) dan Hotel Songgoriti. Namun keberadaan candi ini tidak banyak diketahui oleh para wisatawan dari luar Kota Batu sebab daya tarik utama di area ini adalah Taman Rekreasi Songgoriti dan bukan Candi Songgoriti.
Candi ini ditemukan kali pertama oleh seorang arkeolog Belanda bernama Van I Isseldijk tahun 1799 M, kemudian pelaksanaan renovasinya dilakukan oleh arkeolog Belanda lainnya yaitu Rigg tahun 1849 M dan Brumund pada tahun 1863 M. Tahun 1902 M, Knebel melakukan inventarisasi situs Candi Songgoriti dan dilanjutkan dengan renovasi besar-besaran tahun 1921 M. Renovasi terakhir dilaksanakan pada tahun 1938.
Read More

Candi Kidal

Saat tim pesonamalangraya mendatangi Candi Kidal, kami merasa cukup puas karena kondisi lokasi candi terawat dengan baik. Taman hijau di sekitar candi tertata dengan rapi dan terawat. Disediakan juga toilet bagi para pengunjung. Namun yang begitu mengesankan adalah kesan “Agung” dari candi tersebut masih begitu terasa.  Setelah mengisi buku tamu di pos juru kunci candi, kamipun dengan tidak sabar langsung berjalan mendekati candi yang dari kejauhan nampak indah sekali. Langit kelabu yang sewaktu-waktu dapat mengguyurkan hujan lebat tidak kami hiraukan.
Read More

Candi Jago

Suasana situs Candi Jago saat tim pesonamalangraya berkunjung ke lokasi sangat sepi. Lengang. Tidak ada pengunjung lain selain kami. Namun dari buku tamu yang kami isi, kami tahu bahwa ada seorang turis atau mungkin pemerhati cagar budaya berkebangsaan Prancis yang baru saja meninggalkan tempat ini sekitar dua jam yang lalu.

Read More

Ditemukan Arca Abad ke-10 di Malang

TEMPO.CO, Malang --Sebuah arca berbentuk "singa bersemedi" ditemukan di pelataran rumah warga di Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Malang, Jumat, 27 Juli 2012. Arca diperkirakan dibuat sekitar abad ke-10 atau tahun 941 saka. "Kondisinya utuh," kata koordinator penjaga candi, Hariyoto.

Read More

Jadwal Kereta Api Stasiun Malang

Stasiun Malang
Kota Malang punya dua stasiun kereta api. Yang satu di sebut Stasiun Malang, atau biasa juga disebut Stasiun Kota Baru Malang. Yang satu lagi dinamai Stasiun Malang Kota Lama. Yang sekarang jadi stasiun utama adalah Stasiun Malang, yang berada di pusat kota, tak jauh dari kantor walikota. KA Gajayana trayek Malang-Jakarta, misalnya, berangkat dari Stasiun Gambir dan berakhir di Stasiun Malang. Sedangkan Stasiun Kota Lama jadi stasiun trafik rendah, semisal untuk KA Matarmaja, kereta api kelas ekonomi Jakarta-Malang, yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen.
Read More

Jadwal Penerbangan Bandara Abdul Rahman Salek

JADWAL PENERBANGAN

BANDARA ABDUL RACHMAN SALEH MALANG

 

Read More